Hmmmm... sedikit ingin menyuratkan yang tersirat dari yang tersurat,,, hehehe
kawan... di dalam hidup dan kehidupan ini di setiap "kita" pasti memiliki 1 harapan yang selalu tertanam dan melekat dalam hati, yaitu Sukses & Bahagia..
mm... tentunya dengan usaha dan do'a....
yap sangat mudah mungkin untuk selalu bermimpi, berkhayal, berpengharapan, tapi taukah kawan ada rahasia kesuksesan yang mungkin kadang belum kita sadari... rahasia itu sesungguhnya terletak pada kemampuan kita dalam menyerap makna dari pelajaran-plajaran yang ada di alam ini untuk di proses oleh hati menjadi suatu keyakinan yang mantap, nah baru lah akan timbul usaha dan tekad yang kuat untuk sukses dan bahagia, hmm tapi selama kita belum memiliki kejernihan pandangan,maka kita gak akan temukan jalan yeng akan membawanya pada kebahagiaan itu..
misalnya suatu ketika terjadi peristiwa yang di saksikan oleh ratusan pasang mata, Apakah semua orang yang melihat itu mengambil hikmah yang sama?tentu tidak kan?
karna penalaran masing" kita di samping bergatung pada kmampuan akal,ilmu dan kepandaian yang dimiliki,juga sangat bergantung pada ketulusan niat dan kebersihan jiwa kita masing-masing.
Allah juga megulas hal ini di kitab suci kwan, "jika kamu bertakwa pd Nya niscaya Dia akan memberikan kepadamu katajaman penglihatan"....
subhanAllah, melalui FirmanNya di atas, di al-qur'an telah di tegaskn dan jelas menyatakan adanya hubungan langsung antara ketakwaan pada 1 sisi, dengan ketajaman penglihatan batin pada sisi yang lain,
dan sang utusan pun mengulas hal ini yaitu "hati-hatilah kamu terhadap firasat oranng mukmin, karna dia melihat dengan cahaya Allah"
orang yang selalu menjaga jiwanya,tidak mengotori hatinya dengan segala bentuk dendam, egois, dengki, keras kepala, akan mampu melihat hakikat suatu kejadian tanpaada tirai yang menghalangi, begitu sebaliknya orang yang larut dalam sifat" tercela, maka cahaya illahi tak akan mampir di hatinya... mreka bagaikan mempunyai telinga namun tak mendengar, mempunyai mata namun tak melihat,
yap....hal ini wajar,bukankah untuk menangkap sesuatu yang suci seperti "cahayaNya" harus menggunakan wadah yang suci juga??
mmm.... jadi.. di setiap yang tersurat, pasti ada sesuatu yang tersirat,selalu ada sebab-akibat dari semua hidup dan kehidupan ini.. maknailah di setiap peristiwa yg terjadi dengan cahayaNya...
hwaaahh... dahsyatnya kata itu mengingatkanku dgn kata "Membaca dengan alam" yang tersirat dalam materi yang di ajarkan guru fiqih ku di mts, Pak Asep Nursambas, hwaaah pengajaran dan bimbingannya tak mampu terhapus dalam memori ini.. hhehe sedikit mengingat beliau yg kadang "terindukan"... ;)
semoga bermanfaat... ;)
kawan... di dalam hidup dan kehidupan ini di setiap "kita" pasti memiliki 1 harapan yang selalu tertanam dan melekat dalam hati, yaitu Sukses & Bahagia..
mm... tentunya dengan usaha dan do'a....
yap sangat mudah mungkin untuk selalu bermimpi, berkhayal, berpengharapan, tapi taukah kawan ada rahasia kesuksesan yang mungkin kadang belum kita sadari... rahasia itu sesungguhnya terletak pada kemampuan kita dalam menyerap makna dari pelajaran-plajaran yang ada di alam ini untuk di proses oleh hati menjadi suatu keyakinan yang mantap, nah baru lah akan timbul usaha dan tekad yang kuat untuk sukses dan bahagia, hmm tapi selama kita belum memiliki kejernihan pandangan,maka kita gak akan temukan jalan yeng akan membawanya pada kebahagiaan itu..
misalnya suatu ketika terjadi peristiwa yang di saksikan oleh ratusan pasang mata, Apakah semua orang yang melihat itu mengambil hikmah yang sama?tentu tidak kan?
karna penalaran masing" kita di samping bergatung pada kmampuan akal,ilmu dan kepandaian yang dimiliki,juga sangat bergantung pada ketulusan niat dan kebersihan jiwa kita masing-masing.
Allah juga megulas hal ini di kitab suci kwan, "jika kamu bertakwa pd Nya niscaya Dia akan memberikan kepadamu katajaman penglihatan"....
subhanAllah, melalui FirmanNya di atas, di al-qur'an telah di tegaskn dan jelas menyatakan adanya hubungan langsung antara ketakwaan pada 1 sisi, dengan ketajaman penglihatan batin pada sisi yang lain,
dan sang utusan pun mengulas hal ini yaitu "hati-hatilah kamu terhadap firasat oranng mukmin, karna dia melihat dengan cahaya Allah"
orang yang selalu menjaga jiwanya,tidak mengotori hatinya dengan segala bentuk dendam, egois, dengki, keras kepala, akan mampu melihat hakikat suatu kejadian tanpaada tirai yang menghalangi, begitu sebaliknya orang yang larut dalam sifat" tercela, maka cahaya illahi tak akan mampir di hatinya... mreka bagaikan mempunyai telinga namun tak mendengar, mempunyai mata namun tak melihat,
yap....hal ini wajar,bukankah untuk menangkap sesuatu yang suci seperti "cahayaNya" harus menggunakan wadah yang suci juga??
mmm.... jadi.. di setiap yang tersurat, pasti ada sesuatu yang tersirat,selalu ada sebab-akibat dari semua hidup dan kehidupan ini.. maknailah di setiap peristiwa yg terjadi dengan cahayaNya...
hwaaahh... dahsyatnya kata itu mengingatkanku dgn kata "Membaca dengan alam" yang tersirat dalam materi yang di ajarkan guru fiqih ku di mts, Pak Asep Nursambas, hwaaah pengajaran dan bimbingannya tak mampu terhapus dalam memori ini.. hhehe sedikit mengingat beliau yg kadang "terindukan"... ;)
semoga bermanfaat... ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar